Bupati Tangerang Lakukan Peletakan Batu Pertama, Empat Rumah Tidak Layak Huni di Sindang Asih Akan Dibangun Kembali
TANGERANG, bantentren.com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Camat Sindang Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali 4 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya, pada Senin (3/8).
Empat rumah yang akan dibangun ulang tersebut merupakan milik Ibu Jamilah, Bapak Masud, Bapak Asdi, dan Ibu Marsiyah. Keempat hunian warga ini berada di lokasi yang berdekatan, sehingga proses pembongkaran hingga pembangunan dapat berjalan sekaligus dan diharapkan selesai dalam waktu bersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program pembangunan RTLH ini merupakan wujud kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sindang Jaya, serta Pemerintah Desa Sindang Asih, sebagai bentuk kepedulian bersama bagi warga yang membutuhkan hunian yang layak.
Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program ini juga menghadirkan hunian yang sehat dan nyaman dengan fasilitas sanitasi yang memadai.
“Rumah yang tadinya tidak layak, Insya Allah akan menjadi rumah yang layak huni. Yang sebelumnya belum memiliki sanitasi, air bersih, dan toilet yang layak, semuanya akan dibangun. Sehingga masyarakat dapat tinggal di rumah yang sehat, bersih, dan nyaman,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Sindang Jaya beserta Kepala Desa yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang demi mewujudkan hunian layak bagi warga.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Camat dan Kepala Desa yang mau bergotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang membangun rumah-rumah ini. Hari ini empat rumah langsung kita bongkar agar pembangunannya berjalan bersamaan dan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Ia menegaskan, pembangunan RTLH ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Ibu Jamilah, mengaku sangat terharu dan bersyukur. Selama ini, ia selalu merasa khawatir tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih Pak Bupati dan seluruh jajaran yang telah membangun rumah saya. Selama ini kalau tidur selalu was-was rumah akan roboh. Kalau hujan pun sering kebanjiran karena lantainya masih tanah. Saya tidak bisa berkata-kata lagi, hanya bisa mendoakan semoga Bapak Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan,” ungkap Ibu Jamilah dengan mata berkaca-kaca.