
BANTENTREN.COM – Lebak, Banten – Berdasarkan informasi yang dirangkum dari beberapa petani yang enggan disebutkan namanya, masih terjadi keluhan harga pupuk subsidi yang dijual lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Buat apa pemerintah mengadakan pupuk subsidi, kalau kami selaku petani tidak menikmati harga yang seharusnya terjangkau,” keluh salah satu petani.
Pasalnya, para petani masih harus membeli pupuk subsidi dengan harga mencapai Rp120.000 di kios resmi milik Inisal (HU) Desa Citorek Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Senin (05/04/2026).
Merespons hal tersebut, Bastian Mazazi selaku Sekjen Naga Harapan Bangsa (NHB) mengecam praktik ini. Ia menilai hal ini terjadi diduga karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait, termasuk distributor dan instansi berwenang.
Siapapun bisa melaporkan pengusaha pupuk subsidi yang nakal ke:
- Kementerian Pertanian (Kementan) – ada hotline pengaduan
- Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)
- Kantor Pusat Layanan Pengadaan Pemerintah (LPSE)
- Kepolisian (jika ada indikasi penipuan atau penggelapan)
Laporan bisa dilakukan secara online atau langsung ke kantor terkait. Tegas Bastian Mazazi Sekjen Naga Harapan Bangsa,
“Oknum tersebut menyalahgunakan wewenang dengan menjual pupuk subsidi di atas harga HET. Ini sudah jelas melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah. Kami minta Dinas Pertanian Kabupaten Lebak dan pihak terkait lainnya segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan ini,” Tambahnya
Rincian Harga HET Terbaru
Bastian juga menyampaikan rincian harga HET pupuk subsidi yang berlaku saat ini, yaitu:
- Urea: Rp1.800 per kg (Rp90.000 per sak 50 kg)
- NPK Phonska: Rp1.840 per kg (Rp92.000 per sak 50 kg)
- NPK Kakao: Rp2.640 per kg (Rp132.000 per sak 50 kg)
- ZA: Rp1.360 per kg (Rp68.000 per sak 50 kg)
- Organik: Rp640 per kg (Rp25.600 per sak 40 kg)
Saat dikonfirmasi Via whatsApp Pemilik kios (HU), Menjelaskan:
Kalau petani ada yang bilang harga Rp 120000 berarti itu pembelian setock lama, karena sekarang harga nya surah sesuai HET Rp 105000, karena di bulan Januari Pebruari stock lama masih sekitar 60 ton ,ujarnya
Sampai berita ini diterbitkan awak media dan Aktivis masih berupaya meminta keterangan resmi dari pihak kios Inisal (HU) terkait informasi yang beredar tersebut.
HKZ



