
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Rabu (21/1). Momentum ini dijadikan sebagai ajakan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat nilai spiritual demi meningkatkan etos kerja dan integritas pelayanan publik.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, Ketua TP PKK Kab. Tangerang Hj. Risma Maesyal Rasyid, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, para kepala OPD, tokoh agama, serta ribuan pegawai di lingkungan Pemkab Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi spiritual untuk mempertebal keimanan melalui kewajiban sholat lima waktu.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya sholat sebagai fondasi utama pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan integritas. Hal ini sangat relevan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa nilai-nilai dalam sholat berjamaah memiliki makna strategis bagi keharmonisan daerah. Menurutnya, dalam satu shaf sholat, tidak ada perbedaan jabatan maupun kedudukan, yang mencerminkan kesetaraan dan persatuan.
“Sholat berjamaah mempererat ukhuwah Islamiyah. Semangat kebersamaan dalam satu shaf inilah yang kita perlukan untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Tangerang yang berkelanjutan dan harmonis,” tambahnya.
Bupati juga mengimbau para ASN agar menjadikan sholat sebagai sumber kekuatan spiritual dalam bekerja. Ia meyakini bahwa kesadaran akan sholat yang ikhlas akan melahirkan karakter pelayan publik yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.
Senada dengan hal tersebut, penceramah KH. Fikri Jainudin MZ dalam tausiahnya menyampaikan bahwa sholat adalah cermin kualitas keimanan sekaligus tiang agama.
“Jika sholat dijaga dengan istiqamah, maka akhlak akan membaik, hidup menjadi tertata, dan persaudaraan di tengah masyarakat akan semakin kuat. Ini adalah kunci ketenangan dan keberkahan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” urai KH. Fikri Jainudin MZ.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini diharapkan menjadi stimulan bagi seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemkab Tangerang untuk terus memperkuat sinergi dalam semangat keagamaan yang moderat dan inklusif.
>sitinurjanah







