Oplus_131072
Kabupaten Tangerang, BANTENTREN.COM — PT Victory Chingluh Indonesia, salah satu pabrik sepatu Nike yang berlokasi di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 2.804 pegawainya pada akhir Oktober 2025.
Ketua Umum Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, membenarkan kabar tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun KASBI, perusahaan berdalih bahwa PHK dilakukan karena adanya reekspor produk akibat penurunan kualitas hasil produksi.
“Alasan yang disampaikan perusahaan adalah karena terjadinya pengembalian produk ekspor sepatu yang disebabkan oleh penurunan kualitas produk akibat proses produksi,” ungkap Unang saat dihubungi Tirto, Selasa (28/10/2025).
Menurut Unang, pekerja dan manajemen perusahaan telah menyepakati bahwa PHK hanya akan dilakukan terhadap buruh yang memang bersedia, dengan kompensasi penuh dua kali ketentuan pesangon minimum (2x PMTK) sesuai UU Ketenagakerjaan.
Meski begitu, Unang menegaskan perlunya transparansi manajemen terkait kondisi perusahaan kepada pekerjanya.
Tirto telah berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada manajemen Victory Chingluh Indonesia. Namun, hingga tulisan ini ditayangkan, belum ada respons atas pertanyaan yang kami kirimkan.
Sementara itu, salah satu karyawan perusahaan menyebut bahwa pemberitahuan mengenai efisiensi mulai disampaikan pada 17 September 2025.
“Kami baru dikasih tahu sekitar pertengahan September. Alasannya efisiensi karena ada bagian pabrik yang dianggap tidak produktif,” kata pekerja Victory Chingluh Indonesia yang meminta identitasnya tak diungkap tersebut, Kamis (28/10/2025).
Namun, meski PHK dilakukan secara besar-besaran, para pekerja diberikan pilihan untuk menerima atau menolak tawaran tersebut. Menurut data yang diperoleh Tirto, dari 2.804 pekerja terdampak, sebanyak 1.824 orang telah menerima PHK dan kompensasi, sementara sisanya masih dalam proses negosiasi.
sumber loker Tangerang



