Oplus_131072
Serang, BANTENTREN.COM — Gubernur Banten Andra Soni menghadiri acara Refleksi 97 Tahun Sumpah Pemuda dan Pengukuhan Kader Kerukunan Umat Beragama FKUB Kota Serang, menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah diukur dari tingkat kerukunan warganya. Banten, katanya, sejak masa Kesultanan sudah dikenal sebagai wilayah yang terbuka dan menjunjung tinggi keberagaman.
“Simbol dan situs sejarah membuktikan bahwa keberagaman telah hadir berabad-abad di Banten,” ujarnya dalam acara Refleksi 97 Tahun Sumpah Pemuda dan Pengukuhan Kader Kerukunan Umat Beragama FKUB Kota Serang.
Kerukunan yang terjaga, lanjut Andra Soni, berdampak langsung pada pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Banten triwulan II 2025 mencapai 5,33 persen. Ini di atas rata-rata nasional, dengan investasi yang menembus Rp 60 triliun. Inflasi juga terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga.
la menambahkan, berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Gratis bagi siswa SMA/SMK swasta hanya bisa berjalan baik karena masyarakat Banten hidup dalam suasana toleran dan saling menghormati.
Andra Soni juga mengapresiasi FKUB Kota Serang yang telah menginisiasi pengkaderan kerukunan umat beragama. la menilai langkah ini penting di tengah derasnya arus informasi digital yang rawan provokasi.
“Kader FKUB punya peran strategis menjaga harmoni lintas agama. Pendidikan toleransi harus terus diperkuat,” tegasnya.







