Oplus_131072
Cilegon, BANTENTREN.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga September 2025 mencapai 44.041 kasus.
Kabid Pemenuhan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan pada Dinkes Kota Cilegon Febrinaldo mengatakan, dari ribuan kasus tersebut sebagian besar dialami anak usia di atas 5 tahun.
“44 ribu ada yang di bawah 5 tahun, ada yang di atas 5 tahun, di atas 5 tahun paling banyak,” katanya.
la menjelaskan, perubahan cuaca menjadi faktor pemicu kenaikan kasus ISPA karena daya tahan tubuh masyarakat menurun. Selain itu, kualitas udara juga turut mempengaruhi.
“Memang pertama bisa disebabkan oleh infeksi, bakteri, virus tapi juga bisa faktor pemicunya dari cuaca polusi udara,” jelasnya.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mengatur pola hidup sehat, apabila ada gejala batuk dan pilek langsung diperiksa ke puskesmas, serta melakukan vaksinasi influenza bila diperlukan.
“Pertama jaga kesehatan jaga pola hidup sehat dengan cara makanan bergizi, olahraga 30 menit sekali, melakukaan imunisai yang lengkap, pakai masker,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Cilegon melakukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi lonjakan kasus.
“Pertama tetap sosialisasikan untuk pencegahannya bisa dari pola hidup, makanan bergizi, istirahat, olahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita,” paparnya.



