Oplus_131072
Tangerang Selatan, BANTENTREN.COM — Peristiwa bullyng kembali terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini menimpa seorang siswa kelas 1 SMPN 19 Kota Tangerang Selatan bernama MH (13). Korban mengalami luka serius di bagian kepala setelah diduga dipukul menggunkan kursi besi oleh temen sekelasnya.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025, di ruang kelas saat jam istirahat.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sakit di kepala dan sempat di rawat di IGD Rumah Sakit Fatmawati, Tangsel. Sejak kejadian itu, korban tidak lagi masuk sekolah karena masih menjalani pemulihan.
Tragedi ini memunculkan pertanyaan publik ? di mana fungsi pembinaan dan pengawasan Dinas Pendidikan, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Tangerang Selatan, Minimnya kegiatan sosialisasi pencegahan bullyng di sekolah-sekolah negeri menjadi sorotan utama masyarakat.
Aktivis muda Kota Tangerang Raya, Bayu Prasetyo, dengan nada prihatin menyoroti lemahnya langkah antisipatif dari pejabat terkait.
” Sangat disayangkan pristiwa bullyng di lingkungan sekolah SMP negeri Kota Tangerang Selatan kembali terulang. Kalau Kepala Dinasnya bekerja optimal, mengarahkan kepala bidang untuk rutin memberikan pemahaman kepada Kepala Sekolah untuk gencar suwarakan kepada anak didik tentang bahaya bullyng, saya yakin peristiwa seperti ini tidak terjadi,” ujar Bayu, Rabu (12/11/2025).
Bayu juga mendesak Wali Kota Tangerang Selatan, H. Benyamin, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat Dinas Pendidikan, terutama Kepala Dinas, yang dinilai kurang aktif dalam pembinaan.
” Kami berharap Wali Kota turun tangan. Jangan sampai fungsi pembinaan di Dinas Pendidikan hanya formalitas. Kota Tangerang Selatan butuh pejabat yang benar-benar bekerja demi mencetak generasi emas, bukan sekadar duduk di balik meja,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Walikota H. Benyamin serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa ini maupun kritik yang disampaikan sejumlah pihak.
Penulis: Iwan
Editor: Ranga





