
LEBAK, BANTENTREN.COM – Persoalan rumah tangga antara “HKZ” dan istrinya, berinisial (Asley) Warga Kampung Guha, Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, Lebak Banten yang sebelumnya sempat memanas lantaran AS pergi meninggalkan rumah tanpa izin, kini telah berakhir damai. Perselisihan tersebut berhasil diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan. Rabu, (19/5).
Dalam pertemuan tersebut, kakak kandung “Asley” yang berinisial ND mengakui telah menyuruh adiknya keluar rumah tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada “HKZ” selaku suami. Atas tindakannya itu, (ND) menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada HKZ dan berharap persoalan ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum.
“Kami meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi dan berharap semuanya dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ujar ND
Sementara itu, kepergiannya selama tiga hari (Asley), sebagai istri, juga turut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya secara tulus kepada suaminya karena telah pergi tanpa memberi kabar maupun meminta izin terlebih dahulu. Ia menjelaskan bahwa kepergiannya saat itu semata-mata untuk menghadiri acara melayat salah satu saudara yang meninggal dunia. ia sangan menyesal dengan kepergiannya tanpa seizin dan tanpa pamit sama suami (HKZ).
Mendengar penjelasan dan permohonan maaf tersebut, ‘HKZ” pun menerima dengan lapang dada dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai. Keputusan ini diambil demi menjaga keutuhan rumah tangga serta keharmonisan hubungan baik antar keluarga.
Ditinjau dari aspek hukum, hubungan suami istri di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Di dalam Pasal 33 disebutkan secara jelas bahwa suami dan istri wajib saling mencintai, menghormati, setia, serta saling memberikan bantuan, baik lahir maupun batin.
Dengan terselesaikannya masalah melalui jalan musyawarah, kedua belah pihak berharap tidak akan ada lagi kesalahpahaman atau persoalan serupa terulang di kemudian hari. Situasi dan hubungan dalam keluarga tersebut kini dikembalikan ke keadaan semula, kondusif, dan penuh keharmonisan.
Mr.Bomkey



